Manado, Sumber Berita ID – Pemerintah Kota Manado berencana akan membatasi penggunaan tas kresek. Nantinya pembatasan tas kresek ini akan tertuang dalam Peraturan Walikota.
Hal ini diungkapkan Walikota Andrei Angouw dalam acara Forum Perangkat Daerah RKPD Kota Manado Tahun 2027, diruang serba guna kantor walikota Manado, Rabu (25/02).
Walikota menekankan, program tersebut sejalan dengan visi misi dirinya untuk Kota Manado yang maju dan sejahtera.
“Kita akan naik kelas di tahun ini untuk penanganan sampah,” ujanya.
Rencananya, penggunaan tas kresek akan diganti dengan tas sekali pakai.
“Kita akan membatasi tas kresek dengan menganti tas sekali pakai,” tukasnya.
Selain itu untuk meningkatkan pariwisata, dirinya berharap para pejabat Pemkot Manado di lintas sektoral bisa mensosialisasikan penanganan sampah yang baik.
“Kita bisa pilah sampah dirumah masing-masing. Seluruh jajaran ASN Pemkot Manado untuk selalu mensosialisasikan penanganan sampah yang baik dan benar ke masyarakat,” ucapnya.
Menurut walikota, penataan kota harus terus dilakukan.
“Penataan kota harus terus jalan kota ini harus maju dan sejahtera, harus menjanjikan, harus nyaman untuk ditinggali,” tutupnya.
Hadir dalam kegiatan ini Kepala Badan Perencanaan Riset dan Inovasi Daerah Kota Manado Marcos Kairupan, Asisten II Setda Kota Manado Atto Bulo, Wakil Ketua, Anggota DPRD Manado dan Ketua Fraksi PDI Perjuangan Kota Manado Reza Rumambi, serta tamu undangan.(Don).








