Manado, Sumber Berita ID – Walikota Manado Andrei Angouw (AA) dan Wakil Wali Kota Manado, dr.Richard Sualang (RS) pada Senin (22/09/2025) pagi, kompak mengunjungi sejumlah sekolah.
Kunjungan kedua orang nomor satu di Kota Manado ini untuk mematau dan memastikan pelaksanaan Asesment Nasional Berbasis Komputer (ANBK) yang dilakukan secara serentak ini berjalan dengan baik.
Walikota Andrei Angouw terpantau mengunjungi SDN 5 yang berlokasi di Jalan Kartini Kecamatan Wenang Manado. Sedangkan Richard Sualang memantau pelaksanaan ANBK di SD Negeri 125 Manado, yang berlokasi di Kelurahan Istiqlal, Kecamatan Wenang.
Di SDN 5, Andrei Angouw membuka secara langsung pelaksanaan ANBK yang diikuti para siswa kelas 5.
Setelahnya, Walikota yang didampingi Kadis Diknas Manado, Bart Assa, kepala sekolah dan para guru itu melakukan survei lapangan melihat kondisi Sekolah dan infrastruktur lainnya.
Sementara itu, di SD Negeri 125, Richard Sualang menyampaikan apresiasi pelaksanaan ANBK tersebut. Ia juga mengapresiasi pihak sekolah yang telah melakukan persiapan yang baik dalam menghadapi pelaksanaan ANBK.
“Hari ini kita memantau pelaksanaan ANBK di SD Negeri 125 yang dilaksanakan serentak. Saya kira persiapan pelaksanaan di sini sudah cukup baik, anak-anak sudah siap mengikuti. Sebelumnya sudah dilakukan pelatihan bagi murid-murid untuk mengoperasikan laptop serta aplikasi yang digunakan. Saya kira baik murid maupun guru sudah cukup siap,” ujar Sualang.
Kepala Sekolah SD Negeri 125, Nila Hamadi, M.Pd., turut menegaskan bahwa pihak sekolah bersama guru telah memastikan seluruh kebutuhan teknis maupun kesiapan siswa terpenuhi sehingga pelaksanaan ANBK berjalan lancar.
Secara nasional, pelaksanaan ANBK 2025 jenjang SD/MI dan sederajat tahap pertama digelar mulai 22–25 September 2025.
Setiap sekolah ditetapkan 30 siswa sebagai peserta utama dan 5 siswa cadangan. Untuk jenjang SMP/MTs dan SMA/SMK, peserta ditetapkan sebanyak 45 siswa utama dan 5 cadangan.
ANBK bertujuan untuk mengukur mutu layanan pendidikan dengan menilai kompetensi literasi, numerasi, serta melakukan survei karakter dan lingkungan belajar.
Selain itu, hasil ANBK menjadi dasar perbaikan kualitas pembelajaran dan kebijakan pendidikan di seluruh Indonesia.Pelaksanaan ANBK tahun ini dilakukan secara berbasis komputer dengan sistem tes adaptif.
Kegiatan dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia, dengan jadwal bergelombang untuk mengakomodasi jumlah sekolah peserta. Untuk jenjang SD/MI, gelombang pertama berlangsung pada 22–25 September, sementara gelombang kedua dijadwalkan 29 September hingga 2 Oktober 2025. (*/don)











