Ormas Adat dan Tokoh Agama Sulut Sepakat Jaga Pemilu 2023 dengan Damai

Headline, Minahasa, Pentas533 Dilihat

Manado, Sumber Berita ID – Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Utara, dibawah komando Kapolda Irjen Pol Setyo Budiyanto, mengumpulkan para perwakilan tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para organisasi masyarakat (ormas) se Sulawesi Utara, di Hotel Sintesa Peninsula Manado, Selasa (15/08/2023).

Maksud dan tujuan diadakannya acara tersebut dalam rangka membahas tentang Pemilu 2023 yang damai.

“Silahturahmi itu adalah elemen penting untuk menyelesaikan sesuatu. Sama seperti sekarang ini, kita sepakat untuk menyambut Pemilu tahun 2023 dengan damai,” kata Kapolda dihadapan para undangan.

Dirinya menekankan kembali, tentang menangkal berita bohong (hoax), politik identitas, dan extrimisme.
Menurut Kapolda, para perwakilan organisasi masyarakat harus menjadi pelaku penjaga kedamaian dalam masyarakat.

“Kami harap, saudara sekalian jangan hanya menjadi mata dan telinga di tengah masyarakat, tapi harus menjadi pelaku terciptanya rasa damai dan aman,” kata Kapolda kembali.

Para perwakilan organisasi masyarakat tersebut pun berikrar untuk siap menjaga pemilu 2023 dengan damai.
“Kami siap berperan aktif dalam menjaga pemilu 2023 tanpa hoax, tanpa politik identitas dan extrimisme,” kata para ketua ormas.

Ketua Laskar Manguni Indonesia (LMI) Pdt Hanny Pantouw menegaskan organisasinya siap bersinergi dengan kepolisian dalam menangkal hoax.

“LMI siap bersinergi dengan kepolisian dalam rangka menangkal berita hoax, extrimisme, dan politik identitas dan siap mensukseskan Pemilu 2023 dengan damai,” katanya dihadapan awak media.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan kesepakatan bersama pemilu 2023 damai antara Kapolda Sulut dan pimpinan organisasi masyarakat.

Turut hadir sebagai pemateri dalam silahturahmi itu adalah Direktur Intelkam Polda Sulut, Kombes Pol. Albert Barita Sihombing, M.Si, M.Ad. (don)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *