Ini Penjelasan PPK Terkait Pembangunan Menara Pandang Gunung Tumpa

Headline, Manado736 Dilihat

Manado, Sumber Berita ID – Pembangunan dua menara pandang yang berada gunung Tumpa yang berada di Tongkaina Kecamatan Bunaken disebut bermasalah. Namun, dari penjelasan dari Kepala Dinas Pariwisata Kota Manado melalui Kepala Bidang Destinasi Dispar Manado, Hesdi dan PPK Pembangunan Menara Pandang, Esra Rondonuwu didapatkan bahwa, hasil pemeriksaan dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) mengeluarkan rekomendasi untuk menambah anggaran.

“BPKP sudah memeriksa dan sudah mengeluarkan hasil, dan merekomendasikan agar Dinas Pariwisata mengusulkan anggaran untuk menyelesaikan bangunan menara pandang tersebut,” jelas Kabid Destinasi, Hesdi, Senin (24/04/2023).

Dua titik merah adalah lokasi menara pandang Gunung Tumpa. (ist.)

Pembangunan Menara Pandang itu sendiri berada di lokasi pengembangan wisata khusus wisata alam.

“Lokasi pembangunan menara pandang itu berada di lokasi pengembangan wisata. Didalamnya akan ada wisata alam, wisata tracking. Lokasi itu sudah sesuai dengan Masterplan Tahura berada di titik lokasi berfungsi untuk areal lokasi kepariwisataan,” jelas Hesdi.

Sebelumnya, beberapa media memberitakan bahwa pembangunan dua menara pandang tersebut bermasalah dikarenakan pembangunan belum selesai.

“Pembangunan dua menara pandang di gunung Tumpa itu dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Pariwisata, sebesar Rp. 1.543.304.000. Jalannya pembangunan terkendala dari medan yang berat dan harga satuan yang naik tapi kita masih memakai harga satuan lama sesuai yang terkontrak. Kontrak pekerjaan ini adalah kontrak harga satuan, jadi pembayarannya berdasarkan volume satuan yang terpasang,” tambah PPK Pembangunan Menara Pandang, Esra Rondonuwu dihadapan awak media.

Tambah Rondonuwu, jalannya kegiatan pembangunan menara pandang, pihaknya selalu melaporkan terkait perkembangan pembangunan.

“Setiap progres pembangunan menara pandang Gunung Tumpa selalu dilaporkan ke Dinas Pariwisata. Agar perkembangan pembangunan dapat diketahui perkembangannya,” ujarnya.(don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *