oleh

Timsel Angkat Bicara Soal Seleksi Capas dari SMA Negeri 7

Manado, Sumber Berita ID – Tim Seleksi (timsel) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka Kota Manado angkat bicara terkait tuduhan miring dalam proses seleksi calon Paskibraka (Capas).

Hal itu karena beredar bahwa ada orang tua yang keberatan karena seorang siswa SMA Negeri 7 Manado lolos sebagai calon Paskibraka tanpa mengikuti seleksi di sekolah. Menurut Ketua Tim Seleksi (Timsel) Paskibraka Kota Manado, Sterry Andih SH MH, sejauh ini proses seleksi berjalan sesuai prosedur.

“Siswa yang ikut seleksi Paskibraka kota Manado berdasarkan nama-nama yang tercantum dalam surat tugas yang dikeluarkan oleh sekolah,” kata Sterry Andih saat jumpa pers, Kamis (21/4/2022). Untuk seleksi di tingkat sekolah, kata Sterry, tidak ada intervensi dari Timsel kota Manado.

“Sekali lagi kami hanya menerima rekomendasi dari sekolah untuk mengikuti tahapan seleksi calon Paskibraka kota Manado,” jelasnya.

Ditambahkan Ketua Panitia Seleksi (Pansel) Paskibraka Kota Manado, Ruslan Salakea, dalam kegiatan ini pihaknya bertugas terkait administrasi sesuai edaran yang telah disampaikan ke sekolah-sekolah. “Administrasi itu harus dilengkapi oleh sekolah dan diserahkan kepada panitia seleksi lalu mana yang kurang dan yang lebih maka tim kami yang bekerja di situ,” terang Ruslan.

Selain itu, Ruslan menyebutkan ada surat izin orang tua yang anaknya akan mengikuti seleksi Paskibraka dan sudah diterima oleh Pansel.

“Surat izin itu kami edarkan ke sekolah dan harus ditandatangani oleh orang tua siswa lalu diserahkan kepada panitia seleksi,” ujar Ruslan.

Poin kedua dalam surat izin tersebut, jelas Ruslan, tertulis bahwa orang tua siswa tidak akan menuntut jika anaknya tidak terakomodir dalam seleksi calon Paskibraka.

“Silahkan boleh di cek ke sekolah-sekolah surat izin tersebut,” beber Ruslan.

Ditambahkannya, selain SMAN 7 Manado ada 1 sekolah juga yang  merekomendasikan penambahan siswa untuk mengikuti seleksi.

“Dan itu tidak bermasalah karena jadwal pemasukan surat tugas belum ditutup saat itu,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 7 Manado, Dra Marlina Katihokang M.Pd, menjelaskan ada 2 surat tugas untuk mengikuti seleksi calon Paskibraka yang diserahkan ke Pansel.

“Pada 21 Februari 2022 pagi saya mengeluarkan surat tugas yang berisikan 20 nama siswa dan karena panitia belum tutup maka siangnya ditambah menjadi 22,” terang Marlina Katihokang.

Terkait 2 nama yang ditambahkan, menurut Marlina, semuanya telah mengikuti seleksi di sekolah.

“Para siswa yang direkomendasikan telah mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh purna Paskibraka SMA Negeri 7 Manado,” jelasnya

Keikutsertaan latihan di sekolah dari dua siswa yang ditambahkan dalam surat tugas itu, tegas Marlina, dapat dibuktikan dari daftar hadir.

“Tetapi ada yang tidak ‘full’ karena alasan sakit. Dan kami menginginkan kalau bisa sebanyak-banyaknya siswa SMA Negeri 7 Manado dapat mengikuti seleksi Paskibraka yang dilaksanakan Dispora Manado,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed