oleh

KPK Rilis Cakada Terkaya, Di Sulut Siapa Saja?

Manado, Sumber Berita – Jelang pemilihan serentak pada 9 Desember nanti. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengeluarkan laporan analisis harta kekayaan calon kepala daerah, Jumat (4/12) kemarin. KPK telah menyusun daftar 10 calon kepala daerah terkaya berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). LHKPN merupakan prasyarat bagi calon kepala daerah dalam Pilkada serentak 9 Desember 2020, sesuai UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

Ada juga Surat Edaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nomor 71 Tahun 2020 yang mewajibkan pasangan calon kepala daerah menyampaikan LHKPN ke KPK.

“Kita kumpulkan 10 terkaya, tidak ada niat apa-apa. Cuma bilang dia lapor dia terkaya, ada yang Rp674 miliar,” kata Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan di gedung KPK, Jumat (4/12/2020).

Pahala juga berharap, dengan rilis KPK, masyarakat yang akan mengikuti Pilkada serentak di daerah bisa mencermati jumlah harta kekayaan calon kepala daerah.

Dari total 1.476 calon kepala daerah atau 738 pasangan calon yakni 25 pasangan calon gubernur/ wakil, 612 calon bupati/ wakil dan 101 calon wali kota/ wakil, KPK merilis 10 besar calon terkaya.

Dari 10 nama tersebut, nama Calon Wakil Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin, menjadi yang terkaya dengan total kekayaan sebesar Rp.674. 227.888..866.

Menariknya, jika melihat 10 nama tersebut ada 3 calon kepala daerah yang berasal dari Sulawesi Utara.

Mereka Adalah Calon Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey (PDIP), Calon Walikota Manado Andrei Angouw (PDIP) dan Calon Wakil Walikota Tomohon Wenny Lumentut (Gerindra).

Andrei Angouw dan Wenny Lumentut merupakan mantan anggota DPRD Provinsi Sulut dengan latar belakang pengusaha.

Nama Ramdhan ‘Danny’ Pomanto yang kini menjadi Calon Walikota Makassar juga masuk dalam 10 besar kepala daerah terkaya.

Dari 10 nama calon kepala daerah terkaya, hanya ada satu calon gubernur dan satu calon wakil Gubernur.

Dua pekan sebelumnya, KPK juga sempat menyentil 2 calon Gubernur gubernur petahana yang hartanya naik lebih dari 100 miliar dalam 5 tahun.

Hal itu disampaikan dalam diskusi ringan bertajuk ‘Pilkada2020: Wakil Rakyat atau Wakil Donatur?’, Sabtu (21/11/2020) di Jakarta.Dua gubernur petahana dalam Pilkada 2020, hartanya naik luar biasa dalam lima tahun. Kami bilang, wah hebat benar ini calon petahana,” kata Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan.Nama petahana Gubernur Sulut Olly Dondokambey mencuat karena dari laporan LHKPN 2020 hartanya menjadi Rp. Rp179.156.295.217.Ketika melaporkan LHKPN tahun 2015 kekayaan Olly Dondokambey berjumlah Rp11,2 miliar. Hal ini menunjukkan, kekayaan Olly Dondokambey naik kurang lebih Rp168 Miliar selama 5 tahun menjabat Gubernur Sulut.

Selain 10 calon terkaya, KPK juga merilis 10 calon kepala daerah termiskin.

Calon wakil Bupati Sijunjung, Sumatera Barat, Indra Gunalan dengan kekayaan minus Rp3,5 Miliar. Ada juga calon Bupati Pahuwato, Gorontalo dengan harta defisit Rp700 juta.

Calon Kepala Daerah Terkaya

1. Calon Wakil Gubernur Kalimantan Selatan, Muhidin dengan nilai harta Rp674.227.888.866

2. Calon Wakil Bupati Karawang, Jawa Barat, Aep Syaepuloh dengan nilai harta Rp391.744.609.664

3. Calon Wakil Bupati Paser, Kalimantan Timur, Arbain M Noor dengan nilai harta Rp289.813.510.845

4. Calon Bupati Bulukumba, Sulawesi Selatan, Muhtar Ali Yusuf dengan nilai harta Rp287.551.712.165

5. Calon Walikota Manado, Sulawesi Utara, Andrei Angouw dengan nilai harta Rp273.575.845.945

6. Calon Walikota Palu, Sulawesi Tengah, Hadianto Rasyid dengan nilai harta Rp263.582.578.396

7. Calon Wakil Walikota Tomohon, Sulawesi Utara, Wenny Lumentut dengan nilai harta Rp222.007.796.662

8. Calon Walikota Makassar, Sulawesi Selatan, Moh Ramdhan Pomanto dengan nilai harta Rp197.522.838.457

9. Calon Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey dengan nilai harta Rp179.156.295.217

10. Calon Wakil Walikota Makassar, Fadli Ananda dengan nilai harta Rp149.259.675.073

10 Calon Kepala Daerah Termiskin

 1. Calon Wakil Bupati Sinjunjung, Sumatera Barat, Indra Gunalan dengan nilai harta minus Rp3.550.090.050

2. Calon Wakil Bupati Bangka Barat, Kepulauan Bangka Belitung, Bong Ming Ming dengan nilai harta minus Rp990.711.186

3. Calon Bupati Padang Pariaman, Sumatera Barat, Tri Suryadi dengan nilai harta minus Rp998 juta

4. Calon Bupati Pahuwato, Gorontalo, Saipul A Mbuinga dengan nilai harta minus Rp702.128.300

5. Calon Bupati Indramayu, Jawa Barat, M Sholihin dengan nilai harta minus Rp667.024.043

6. Calon Bupati Wonosobo, Jawa Tengah, Afif Nurhidayat dengan nilai harta minus Rp666 juta

7. Calon Wakil Bupati Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Hamdanus dengan nilai harta minus Rp295.890.837

8. Calon Bupati Fakfak, Papua Barat, Untung Tamsil dengan nilai harta minus Rp212.308.888

9. Calon Bupati Tana Tidung, Kalimantan Utara, Herman dengan nilai harta minus Rp194 juta

10. Calon Bupati Lima Puluh Kota, Sumatera Barat, Ferizal Ridwan dengan nilai harta minus Rp121.719.928

Diketahui, 9 provinsi dan 261 kabupaten/kota di Indonesia akan menggelar Pilkada serentak 2020. Dari catatan, 332 orang yang bertarung merupakan calon petahana. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

News Feed