MANADO — Christmas Harmoni Manado 2026 mulai dimatangkan Pemerintah Kota Manado. Namun, perayaan Natal tahun ini tidak hanya disiapkan sebagai agenda seremonial, melainkan diarahkan menjadi momentum berbagi dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rangkaian kegiatan yang akan berlangsung mulai November hingga Desember 2026 itu bahkan akan berlanjut hingga perayaan pergantian tahun pada 1 Januari 2027.
Persiapan tersebut dibahas dalam rapat di Gedung Serbaguna Pemerintah Kota Manado, Senin (5/10/2026), yang dipimpin Wakil Wali Kota Manado dr. Richard Sualang selaku Ketua Umum Panitia Christmas Harmoni Manado 2026.
Richard menegaskan, semangat Natal harus mampu dirasakan seluruh masyarakat Kota Manado, termasuk mereka yang membutuhkan perhatian lebih dari pemerintah.
“Perayaan Natal ini harus berdampak ke seluruh masyarakat Kota Manado. Program-program pengentasan kemiskinan kita rangkaikan dengan kegiatan Natal ini supaya berjalan secara simultan dan manfaatnya bisa dirasakan masyarakat,” ujar Richard.
Menurutnya, meskipun Natal merupakan perayaan keagamaan yang tidak diikuti seluruh warga, nilai kasih, kepedulian dan semangat berbagi yang dibawa dalam perayaan tersebut harus dapat dirasakan masyarakat tanpa melihat latar belakang.
Karena itu, berbagai program pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan pengentasan kemiskinan, akan disinergikan dengan rangkaian Christmas Harmoni Manado 2026.
98 Warga Miskin Ekstrem Jadi Sasaran Christmas Giving
Salah satu program utama yang disiapkan panitia adalah Christmas Giving atau Berbagi Kasih Natal.
Program ini secara khusus menyasar 98 warga miskin ekstrem di Kota Manado. Data penerima bantuan nantinya akan dipetakan melalui koordinasi perangkat daerah, kecamatan, kelurahan hingga lingkungan.
Panitia juga menggandeng sejumlah sponsor untuk ikut memberikan bantuan secara langsung kepada penerima.
Bantuan yang disalurkan akan disesuaikan dengan dukungan yang tersedia. Mulai dari kebutuhan rumah tangga seperti kasur dan rice cooker hingga bentuk bantuan lainnya.
Yang menarik, panitia juga tengah menjajaki dukungan sponsor untuk menghadirkan program bedah rumah bagi warga miskin ekstrem.
Tak berhenti di sana, setiap perangkat daerah nantinya akan dipetakan untuk mendampingi masing-masing penerima bantuan. Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) juga direncanakan ikut turun langsung dalam program tersebut.
Program berbagi kasih ini juga akan menyasar panti asuhan, panti werdha, serta kelompok masyarakat lainnya melalui program Christmas Giving Society, termasuk para pekerja kebersihan.
Bukan Hanya Berbagi, Ekonomi Masyarakat Juga Digerakkan
Christmas Harmoni Manado 2026 tidak hanya fokus pada kegiatan sosial. Panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dan pelaku usaha.
Salah satunya Lansia Tersenyum, yang akan melibatkan warga lanjut usia dalam sejumlah kegiatan Natal di kawasan Manado Bay Walk (MBW) dan Pasir Putih.
Kemudian ada Christmas Market yang disiapkan sebagai ruang bagi pelaku usaha untuk mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan sekaligus mendorong perputaran ekonomi masyarakat selama momentum Natal.
Kawasan Pasir Putih menjadi salah satu lokasi utama pelaksanaan sejumlah agenda Christmas Harmoni Manado 2026.
Selain itu, panitia menyiapkan Panggung Harmoni Natal sebagai ruang bagi gereja-gereja untuk menampilkan berbagai pertunjukan bernuansa Natal.
Sejumlah pertunjukan akan digelar pada akhir pekan di kawasan Pasir Putih. Panitia juga menyiapkan penampilan enam artis rohani yang akan hadir melalui dukungan jejaring gereja.
Richard Minta Panitia Serius
Dalam rapat tersebut, Richard juga mengingatkan seluruh panitia agar serius menjalankan tugas yang telah diberikan.
Ia menegaskan, kepanitiaan Christmas Harmoni Manado 2026 telah ditetapkan melalui Surat Keputusan Wali Kota Manado.
“Ini adalah kegiatan Pemerintah Kota Manado. SK-nya ditandatangani oleh Bapak Wali Kota, sehingga saya mengajak semua yang masuk dalam kepanitiaan untuk terlibat,” tegasnya.
Keterlibatan tersebut mencakup para asisten, kepala perangkat daerah, camat hingga unsur terkait lainnya. Richard menekankan bahwa tugas dalam kepanitiaan merupakan bagian dari tanggung jawab kedinasan.
Sementara itu, dalam pemaparan panitia, Felix Panelewen menyampaikan bahwa Christmas Harmoni Manado 2026 mengusung tema “The Season of Giving” atau musim berbagi.
Tema tersebut menjadi benang merah seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari program sosial, kegiatan bersama masyarakat, aktivitas gereja hingga agenda yang mendorong perekonomian lokal.
Dengan konsep tersebut, Christmas Harmoni Manado 2026 diarahkan bukan hanya menghadirkan kemeriahan Natal di berbagai ruang publik Kota Manado.
Lebih dari itu, Natal diharapkan menjadi momentum untuk berbagi, memperkuat kepedulian sosial, membantu masyarakat yang membutuhkan serta menggerakkan ekonomi warga.
Semangat The Season of Giving pun diharapkan membuat kemeriahan Natal tahun ini tidak berhenti ketika lampu-lampu perayaan dipadamkan, tetapi meninggalkan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. (*/don)






