Manado, Sumber Berita ID – Komitmen Anggota DPRD Sulut dapil Kota Manado, Nyonya Irene Golda Pinontoan (IGP), untuk menyerap aspirasi masyarakat nyata jelas dengan menggelar Reses Ketiga masa persidangan pertama dengan menjumpai warga Masyarakat dan Pemerintah di 5 Kecamatan yang ada diKota Manado.
4 Hari yang diberikan mulai 29 November 2025 – 2 Desember 2025 dimaksimalkan oleh Srikandi PDI Perjuangan ini untuk menjaring sebanyak mungkin aspirasi warga .
Dalam pelaksanaan Reses ini Anggota DPRD
Sulut dapil Kota Manado ini menggelar reses di 5 Kecamatan Yakni Kecamatan Bunaken, Wanea, Tikala, Tuminting dan Mapanget.
Banyak aspirasi yang diserap Irene Golda Pinontoan saat Reses.
Saat menggelar di Kecamatan Bunaken nampak hadir Camat Bunaken, Imanuel Mandak, perangkat kelurahan dan ratusan warga masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, PKK, dan tokoh Pemuda.
Dalam sambutannya membuka kegiatan Srikandi PDI Perjuangan ini menyampaikan maksud dan tujuan melaksanakan reses.
Dimana anggota Dewan Sulut berkewajiban turun ke daerah pemilihan masing-masing untuk kemudian menyerap apa yang menjadi aspirasi masyarakat, untuk kemudian diperjuangkan menjadi program melalui perangkat Daerah Pemprov Sulut.
”Berbeda dari sebelumnya untuk reses kali ini kami hanya di berikan waktu 4 hari mulai 29 November sampai 2 Desember untuk menjaring aspirasi, tentunya kami berharap baik pemerintah maupun masyarakat dapat menyampaikan apa yang menjadi aspirasi diberbagai bidang. Kalau saya sendiri berada di Komisi IV bidang Kesra dengan mitra Dinas pendidikan, kesehatan, tenaga kerja dan banyak lagi,” jelas Anggota Komisi IV Dewan Sulut ini.
Adapun aspirasi yang disampaikan masyarakat, terkait dengan bantuan pengadaan alat Catring untuk PKK kec Bunaken, Pelatihan untuk pelaku UMKM di kec. Bunaken juga permohonan Bantuan Bibit Jagung, dan Pupuk Bantuan Tractor.
” Selain bantuan untuk Alat Katering dan pelatihan warga juga meminta perhatian dibidang infrastuktur tepatnya Perbaikan jalan kompleks gunung putih serta Pengadaan Lampu Jalan dan bantuan untuk beasiswa mahasiswa yang kurang mampu,” jelas Istri dari Walikota Manado Andrei Angouw ini.
Camat Bunaken, Imanuel Mandak menyampaikan terima kasih atas perhatian dan kesediaan legislator Dapil Kota Manado , Irene Golda Pinontoan yang menggelar reses di Kelurahan Bunaken.
” Terima kasih karena Ibu.Dewan Irene Pinontoan, sudah mau mendengarkan langsung apa yang menjadi persoalan dan harapan masyarakat,” tandasnya.
Sementara di Kecamatan Paal aspirasi yang disampaikan banyak menjadi domain Pemerintah Kota, namun ada juga kewenangan Propinsi diantaranya ;
– Insentif untuk Kader PKK dan Posyandu
-Bantuan alat alat Posyandu seperti timbangan,kursi dan meja.
-Pengadaan seragam
– Berharap makanan pendamping bisa nasi dan daging ayam, ikan tidak hanya kolak
-Permohonan Pengeras suara serta
– Pernohonan sosialisasi untuk Ibu PKK nengenai pendidikab Karakter terhadap Anak.
Hadir Camat Paal 2 Frangki Mantis Paal dan semua Kepala Lingkungan, PkK, tokoh agama, masyarakat dan warga.
Di kecamatan Tuminting, hadir Camat Hence Patiambano, dimana banyak aspirasi yang di serap yakni ;
-Penggerukan GOT
– Pembuatan Bronjong dan Talud sepanjang sungai
– Bantuan Kelompok Nelayan
–Bantuan untuk Ibu Lansia
-Pengerukan Perbaikan Drainase jalan Pogidon
-Perbaikan Jalan Hasanudin
– Bantuan mesin paras dan Insentif Kader Posyandu.
Sedangkan di Kecamatan Mapanget , namapak Camat Mapanget, Deysie Kalalo, Kepala Lingkungan, PKK, Tokoh agama, masyarakat, Kepala Lingkungan dan Lurah serta warga.
Anggota Komisi IV DPRD Sulut, Ini menerima aspirasi terkait ;
– Permohonan bantuan alat masak dan kue
– Permohonan perbaikan jalan di perumahan Buha Griya,
– Perbaikan jalan dari kecamatan Mapanget
– Bantuan Komputer dan motor dinas
– Perbaikan Das Kecil
– Pengadaan Kursi dan meja
– Bantuan alat Masak serta Makanan tambahan
– Pengadaan air bersih
– Permohonan gunting dan bantuan lainnya.
Camat Wanea Wanda Caroles menyikapi aspirasi ini Srikandi PDI Perjuangan ini yang juga Ketua Tim PKK kota Manado, memastikan menampung semua aspirasi dan menyampaikan laporan kepada Gubernur lewat paripurna dan semua usulan akan dimasukan dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah ( SIPD).
” Yang pasti semua melalui mekanisme dan aturan yang ada. Diusulkan dan menjadi program lewat pemerintah, sesuai juga dengan ketersediaan anggaran,” ujar Irene Golda Pinontoan.(don)






