Ternyata Laporan yang Dilayangkan kepada Walikota Angouw tidak Mewakili Warga Talaud

Headline, Manado1181 Dilihat

Sumber Berita ID – Laporan kepolisian kepada Walikota Manado Andrei Angouw oleh salah satu staf khusus Bupati Kepulauan Talaud dengan inisial JT dan juga laporan sejumlah warga Talaud itu ternyata tidak mewakili seluruh masyarakat Talaud. 

Bantahan tersebut datang dari juru bicara sekaligus pengacara dari Gereja Gereja Masehi Injili Talaud (GERMITA) Nelson Entiman, saat melakukan silahturahmi bersama Walikota Andrei Angouw di Manado, Minggu (24/09/2023).

Entiman mengatakan, para tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Kepulauan Talaud tidak merasa tersinggung dengan ucapan walikota yang viral beberapa waktu lalu.

“Kami atas nama tokoh masyarakat, toko agama, tokoh gereja, tokoh pemuda tidak merasa tersinggung dengan peryataan pak Walikota itu. Kami sudah menonton video itu, dan kami melihat pak Walikota Manado tidak sedang merendahkan warga Talaud secara keseluruhan,” ucap Entiman.

Nelson Entiman. (dok)

Entiman menyatakan laporan yang dilayangkan kepada Walikota Andrei Angouw itu tidak mewakili aspirasi oleh keseluruhan masyarakat Talaud.

“Kami melawan akan hal itu, laporan itu tidak benar (mengatasnamakan keseluruhan warga). Tapi menyangkut hak dari pada orang, kita tidak membatasi hak mereka untuk melaporkan,” ucap Entiman.

Dirinya pun menyinggung pemerintah daerah Talaud yang dinilai kurang memberikan dampak perekonomian untuk masyarakat.

“Siapa saja mempunyai hak untuk melaporkan. Tapi yang pasti, laporan mereka itu, kami sebagian besar masyarakat Talaud atas nama tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kami justru mendukung pernyataan pak Walikota dalam rangka bagaimana ke depan mengangkat ekonomi masyarakat Talaud demi kesejahteraan dan masa depan Kabupaten Talaud, ” ucapnya bersemangat.

Entiman justru mengapresiasi pemerintah Kota Manado yang sudah meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Terimakasih pak Walikota Manado, karena dengan pernyataan beliau itu selama ini selama ini ditutupi oleh pemerintah Talaud, ternyata selama ini Talaud indeks ekonominya sangat rendah. Dengan pernyataan Pak Walikota, kami lebih semangat dan lebih bergairah lagi dan kami akan berkontribusi baik SDM dan kekuatan yang kami miliki kami akan membantu pemerintah untuk meningkatkan perekonomian, seiring dengan program Pak Gubernur, kerja, kerja, kerja, ” tutupnya.

Berikut nama-nama tokoh masyarakat Talaud yang bertemu Walikota Andrei Angouw.

1. Camat Moronge

2. Kepala desa Moronge Selatan

3. Kepala Desa Moronge

4. Mangkubumi I (Ratumbanua Moronge)

5. Stafsus Bupati Minut bung Drs Trius Abas

6. Tokoh Agama GERMITA sekaligus Tokoh Adat Ibukota Melonguane Bapak GODFRIED TIMPUA, S.IP

7. Nelson Entiman, SH Advokat

8. Son Sangaji tokoh masyarakat

9. Ketua umum GERMITA Bpk Pdt. Dr. Arnold A.Abbas, M.Th

10. Camat Agustinus Rumow

Nama-nama Kepala Desa:

1.Kades Morsel : Ferdy E. Tempo

2. Kades Moronge: Harmali Manialup

3. Kades Moronge 2: Simson Ponotaba

4. Mangkubumi I Ratumbanua: Sutomo Tingginehe.

(don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *