Pemkot Manado Fasilitasi Pekerja Pers dengan BPJS Ketenagakerjaan

Headline, Manado697 Dilihat

Manado, Sumber Berita ID – Para wartawan yang bernaung dalam wadah Aliansi Pers Manado (APM) bakal menjadi organisasi pekerja pers pertama di Sulawesi Utara yang difasilitasi pemerintah dengan BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK). 

Hal tersebut diungkapkan Wakil Walikota Manado dr. Richard Sualang di kantor Walikota Manado, pada Rabu (06/09).

Dirinya mengatakan, pemerintah memiliki kewajiban untuk melindungi dan menjamin hari tua para pekerja pers agar martabat mereka terangkat.

“Para pekerja pasti punya risiko. Terlebih bagi rekan-rekan pers yang setiap hari mobilitasnya cukup tinggi. Pada saat bekerja, tentu risiko kecelakaan atau kematian akan selalu ada. Termasuk saat memasuki hari tua juga ada risiko sosial ekonomi yang akan dihadapi, ” kata Sualang.

Dirinya menambahkan, penting baginya pekerja pers dilindungi dengan BPJS Ketenagakerjaan. Ia menilai, mobilitas para wartawan sangat tinggi dalam menjalankan pekerjaan.

“Oleh karena itu, penting bagi rekan-rekan pers untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan agar kecemasannya hilang dan dapat bekerja dengan fokus,” katanya kemudian.

Guna mewujudkan hal tersebut, BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan sosial ketenagakerjaan kepada lebih dari 50 anggota Aliansi Pers Manado (APM) yang kesehariannya meliput di lingkungan pemerintah Kota Manado.

Senada disampaikan Kepala Dinas Ketenagakerjaan Manado, Paul Sualang, sedikitnya 32 ribu peserta BPJS sudah ditanggung oleh Pemerintah Kota Manado.

“Saat ini sudah 32 ribu peserta BPJS Ketenagakerjaan yang ditanggung pemerintah. Disisi lain saya sudah melaporkan ke atasan terkait keikutsertaan teman-teman APM, sekaligus adanya kegiatan sosialisasi ini. Dan Pak Walikota setuju, intinya Pemerintah sangat peduli dengan pelayanan kesehatan,” Sualang sembari mengaku mendukung agenda yang di inisiasi oleh APM tersebut.

Sunardy Syahid Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Manado Sulawesi Utara mengharapkan kolaborasi antara APM dan pemerintah Kota Manado ini bisa menjadi tolak ukur bagi organisasi lainnya di Kota Manado.

“Semoga dengan kerja sama yang baik antara APM dan pemerintah kota Manado dalam rangka keikutsertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan ini bisa diikuti juga oleh seluruh organisasi media di Kota Manado. Selain manfaat yang didapatkan, juga hanya dengan membayarkan iuran yang kecil, ” ucap Syahid.

Menindaklanjuti hal ini, BPJAMSOSTEK Sulut mengharapkan para pelaku usaha segera mendaftarkan pekerja dan anggotanya untuk menjadi peserta BPJS ketenagakerjaan.

Diketahui, sosialisasi kepada anggota APM telah dilakukan pada Senin (04/09) lalu, di kantor Disnaker Manado yang dipimpin langsung David Sondakh, Account Representative dan Lydia Mamesah, Account Representative Khusus, dari BPJS didampingi Kadisnaker Paul Sualang serta Ketua APM Steven Rondonuwu.

Berbagai manfaat untuk ikut dalam BPJS Ketenagakerjaan disampaikan saat sosialisasi.

“Manfaat untuk mengikuti BPJS Ketenagakerjaan sangat baik. Mengingat resiko pekerjaan yang kami tekuni ini cukup rentan terhadap segala macam hal yang tercover oleh BPJS Ketenagakerjaan. Kami sangat mendukung pemerintah yang telah memfasilitasi kami anggota APM dalam program BPJS Ketenagakerjaan, ” ucap Ferry Londok anggota APM.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *