Pengamat Hukum: Manado Aman, Tapi Butuh Sentuhan Pencegahan

Headline, Info, Manado155 views

Manado, Sumber Berita ID – Ditengah pembangunan infrastruktur dan pembenahan pada bidang ekonomi setelah masa pandemi, Kota Manado diterpa isu yang kurang mengenakkan. Betapa tidak, salah satu kasus tindakan kejahatan yang terjadi di kota tinutuan ini menjadi bahan pergunjingan, sehingga terkesan kota Manado menjadi tidak aman untuk beraktivitas.

Sejumlah pihak menilai dan meyakini bahwa sampai saat ini, kota Manado masih aman untuk ditinggali. Bahkan, Wakil Gubernur Sulawesi Utara menegaskan, Manado merupakan daerah yang rukun dan aman. Sehingga kini, menjadi daerah yang paling banyak menjadi sasaran kunjungan dari wisatawan lokal hingga mancanegara khusus di Sulawesi Utara.

“Yang tinggal disini semuanya merasakan kenyamanan. Bahkan banyak lagi ingin datang ke Manado dan ingin menghabiskan masa tuanya di sini,” kata Steven Kandouw.

Senada dengan itu Pengamat Hukum DR Toar Palilingan mengatakan Kota Manado secara umum aman dan nyaman.

“Secara umum saya rasakan di Kota Manado aman dan nyaman. Kalaupun ada kasus-kasus lainnya, dengan bantuan media sosial langsung cepat menyebar, tapi secara umum aman,” ucap pakar hukum dari Universitas Sam Ratulangi ini, pada Kamis (25/08/2022).

Namun, Palilingan tak mengelak, kondisi perekonomian menjadi salah satu pemicu terjadinya angka kriminalitas di Kota Manado. Sehingga, menurutnya harus ada pendekatan persuasif kepada generasi muda untuk mencegah merebaknya tindak kejahatan.

“Namun, ada beberapa aspek menjadi pemicu terjadinya kriminalitas. Faktor ekonomi juga bisa menjadi salah satu alasan. Yang sangat penting sebenarnya adalah pencegahan. Jangan nanti sudah terjadi baru bertindak,” kata Palilingan.

Dosen Senior di Fakultas Hukum Unsrat ini mengharapkan peran penting pemerintah untuk melakukan pencegahan melalui pendekatan-pendekatan dengan memberi ruang kepada generasi muda untuk menyalurkan bakat dan talenta mereka masing-masing.

” Penting juga pendekatan oleh pemerintah, sehingga mereka bisa melakukan kegiatan yang positif. Beri mereka ruang untuk menyalurkan bakat dan talenta mereka. Buatlah kegiatan yang bersifat positif untuk mereka. Dinas Pemuda dan Olahraga bisa dilibatkan dalam membuat kegiatan olahraga non prestasi yang bersifat menghibur dan friendly, yang bisa membangun keakraban, khususnya di tempat-tempat yang rawan, itu perlu disentuh,” tukas Palilingan.

Toar Palilingan berharap, dengan pendekatan kepada generasi muda, Kota Manado akan semakin baik di masa yang akan datang.

“Pendekatan dengan mereka (generasi muda) melalui organisasi di lingkungan, kelurahan, dan kecamatan juga bisa. Supaya mereka bisa merasa diperhatikan. Ini semua untuk supaya Manado menjadi baik di masa depan,” tutupnya.(don)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *