oleh

BAGUNA Manado Peduli Bencana Amurang

Minsel, Sumber Berita ID – Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) PDI Perjuangan Kota Manado dibawah komando Ketua DPC PDI Perjuangan, dr. Richard Sualang melakukan kegiatan aksi sosial di lokasi bencana abrasi Pantai Boulevard Amurang, Kabupaten Minahasa Selatan, Sulawesi Utara, pada Sabtu (18/06/2022).

Kepala BAGUNA Kota Manado, Jeane Laluyan mengatakan, aksi kemanusiaannya kali ini merupakan tindakan spontanitas untuk kemanusiaan. Dengan berkoordinasi dengan Richard Sualang, dirinya dan para anggota BAGUNA langsung merespon dan bergerak cepat ke lokasi.

“Dukungan bersama dari BAGUNA Kota Manado merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat terdampak. Tentunya untuk sedikit meringankan beban para korban yang terdampak bencana abrasi di Amurang ini,” kata Jeane Laluyan.

Ungkapan kesedihan dan rasa keprihatinan turut dirasakan Jeane Laluyan bersama para anggotanya saat berada di lokasi bencana.

“Saat tiba di lokasi tempat dimana rumah-rumah masyarakat hilang tertelan ke bawah laut. Sedih dan sangat prihatin melihat langsung kondisi mereka,” ungkpanya.

Sesampainya di lokasi, wanita berparas oriental ini bersama para anggota BAGUNA dengan pemerintah setempat dan kepolisian saling berkoordinasi demi kelancaran dan keamanan dalam kegiatan sosial ini.

“Untuk memperlancar kami dalam melakukan kegiatan sosial, kami sudah berkoordinasi dengan pemerintah setempat dan juga pihak kepolisian. Agar semua kegiatan berjalan lancar dan aman. Karena, lokasi tersebut masih belum aman untuk melakukan aktivitas,” tukasnya.

Dirinya pun sempat berdialog dengan warga setempat. Dari penuturan warga itu, ternyata rumahnya ikut tengelam akibat abrasi pantai.

“Saya juga sempat berdialog dengan masyarakat yang menyaksikan langsung rumahnya tersedot ke laut. Pak Julio Theo dalam kesaksiannya, merasakan kesedihan melihat tempat berlindungnya dikala hujan dan panas itu tertelan air laut.

“Saya menyempatkan diri untuk berdialog bersama warga yang menjadi rumahnya ikut tengelam akibat abrasi. Pak Julio Theo namanya. Kesedihan terpancar dari raut wajahnya, namun dia tetap bersyukur keluarganya masih bisa selamat,” ucap Laluyan.

Legislator dari dapil Wenang -Wanea ini berharap, dengan bantuan yang diserahkan itu bisa meringankan beban warga yang terkena bencana abrasi ini.

“Kami membawa bantuan beras,gula,minyak,dan ikan kaleng sebisa yang kami mampu dan iklas untuk sedikit meringankaan beban mereka, ini untuk kepedulian antar sesama,” tutupnya.(don)

Komentar

Tinggalkan Balasan